Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 04:21 WIB
Adi Masardi Sesalkan Perlakuan Khusus untuk Amrozi
Imam Prihadiyoko | Minggu, 9 November 2008 | 10:07 WIB
|
Share:

Laporan wartawan Kompas Imam Prihadiyoko

JAKARTA, MINGGU — Pemrakarsa informal leader gathering Adi Masardi di Jakarta, Minggu (9/11), menyesalkan perlakuan khusus kepada terpidana mati Amrozi dkk. "Seusai eksekusi, pemerintah menyediakan pelayanan seperti seorang pahlawan. Kondisi ini tentu saja bisa menyulut sikap antipati dunia, selain itu juga bisa melahirkan teroris baru," ujarnya.

Menurut Adi, sikap pemerintah yang maju mundur soal eksekusi Amrozi telah memancing media masa untuk mengejar pemberitaannya dan memancing masyarakat untuk ikut menyaksikan. "Masyarakat yang penasaran tentu melihat di Cilacap dan di kampung halaman Amrozi, tempat akan dimakamkan jenazahnya. Bahkan, ada satuan khusus yang membawa dengan helikopter dan sudah menyiapkan tempat permakaman," ujarnya.

Ketidakpastian ini, menurut Adi, juga telah memancing simpati kepada Amrozi dan keluarganya yang kemudian menyambutnya sebagai seorang syuhada. "Apalagi, pengumuman tentang eksekusi telah dijadikan komoditas untuk mencari popularitas oleh pejabat-pejabat setempat yang sesungguhnya tidak punya kewenangan untuk mengumumkan eksekusi terpidana mati," ujarnya.