TOKYO,RABU-Parlemen Jepang memilih mantan menteri luar negeri Taro Aso sebagai perdana menteri (PM) Jepang mendatang. Aso yang konservatif, menghormat dengan cara menundukkan kepala empat kali dan berjabat tangan dengan rekan-rekan anggota parlemennya setelah Ketua Majelis Rendah Yohei Kono mengumumkan hasil pemungutan suara, Rabu (24/9).
Dalam pemungutan suara yang diikuti sebagian besar jajaran partai, 337 anggota parlemen memilih Aso, ketua Partai Liberal Demokrat (LDP) yang berkuasa, dan 117 memilih pemimpin oposisi Ichiro Ozawa. "Sebagai hasilnya, Majelis ini telah memutuskan untuk memilih Taro Aso sebagai perdana menteri," kata Kono.
Aso secara teknis belum menjadi perdana menteri sampai terjadi pertemuan antara para wakil dari Majelis Rendah dengan Majelis Tinggi, yang dikuasai oleh pihak oposisi sore ini. Namun, berdasarkan konstitusi, Majelis Rendah bisa menolak atau mengesampingkan Majelis Tinggi jika tidak setuju atas terpilihnya Aso. Dalam pemilihan PM di Majelis Tinggi, Ozawa memenangkan pemungutan suara dengan hasil 125-108.

