TOKYO,KAMIS-Partai berkuasa Jepang Partai Demokratik Liberal (LDP) akan membubarkan parlemen dan melaksanakan pemilu bulan depan. Harian Asahi dan tiga media Jepang lain, Kamis (18/9) melaporkan, parlemen akan dibubarkan pada 3 Oktober dan pemilu akan dilaksanakan 26 Oktober.
LDP dijadwalkan memilih ketua baru, Senin (22/9). Siapapun terpilih sebagai ketua baru berpeluang besar menjadi perdana menteri karena partai itu memiliki mayoritas suara di parlemen.
Umumnya, pemerintahan di Jepang mendapat dukungan penuh di awal-awal berkuasa. Mereka kemudian mengadakan pemilu sebulan setelah perdana menteri baru terpilih. Tujuannya adalah mendapatkan kesan positif dan memperoleh suara mayoritas di parlemen. Parlemen dijadwalkan menggelar sidang luar biasa, Rabu (24/9), untuk memilih perdana menteri baru.
PM Jepang Yasuo Fukuda tiba-tiba mengumumkan pengunduran diri awal bulan ini. Fukuda banyak mendapat kecaman dalam menerapkan kebijakannya, menghadapi berbagai skandal dalam pemerintahannya dan mendapat tekanan dari kelompok oposisi.
Mantan menteri luar negeri Taro Aso, dijagokan menggantikan Fukuda dalam pemilihan ketua baru LDP. Dalam sejumlah jajak pendapat terbaru, rakyat Jepang menghendaki pemilu dipercepat dan memfavoritkan Aso sebagai pemimpin baru Negeri Sakura itu.


