KOMPAS
Selasa, 16 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Aniaya Pembantu, Putra Khadafy Ditangkap
Jumat, 18 Juli 2008 | 12:57 WIB

GENEVA, JUMAT - Hannibal Khadafy, putra bungsu pemimpin Libya Moammar Khadafy, ditangkap polisi karena menganiaya dua pembantunya. Namun, ia kemudian dibebaskan dengan syarat.

Hannibal dan istrinya yang sedang hamil tua ditahan, Selasa (15/7), menyusul insiden yang terjadi hari itu di sebuah hotel di Geneva, ibu kota Swiss. Pasangan itu dikenai tuduhan membahayakan badan, berperilaku mengacam, dan pemaksaan. Namun, mereka membantah tuduhan itu.

Kekerasan yang melibatkan Hannibal dan orang-orang dekatnya tidak hanya sekali ini terjadi. Pada 2005, ia diadili di Perancis dengan tuduhan memukul pacarnya. Ia divonis percobaan empat bulan penjara dan dibebaskan dengan jaminan 790 dollar AS.  

Setahun sebelumnya, sejumlah pengawal Hannibal ditahan karena menyerang beberapa polisi Perancis setelah dihentikan karena ngebut di Champ Elysees, Paris. Mereka bebas setelah diplomat Libya minta maaf. Hannibal juga ditahan, tapi segera dilepas karena mempunyai kekebalan diplomatik.

Soal insiden di Geneva, belum jelas apakah Hannibal juga punya kekebalan diplomatik di Swiss. Hannibal dan istrinya ada di negeri itu untuk melahirkan anak mereka.

Sebelum penangkapan, salah satu pengacaranya, Robert Assael, mengatakan bahwa dua staf Hannibal telah melaporkan pasangan itu karena memukul mereka di kamar Suite President Wilson Hotel. Kedua staf itu, seorang pria Maroko dan perempuan Tunisia, menunjukkan luka mereka yang dikuatkan dengan hasil pemeriksaan medis.

Saat penangkapan, dua pengawal pasangan itu melawan polisi, tapi akhirnya mereka ditangkap. Hannibal kemudian dibebaskan dengan jaminan 200.000 franc, dan sang istri harus membayar 300.000 franc.

Penulis: SAS   |     |   Sumber :BBC Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.