Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:52 WIB
Barak Ancam Gulingkan Pemerintah Israel
Jimmy Hitipeuw | Jumat, 13 Juni 2008 | 04:47 WIB
|
Share:

YERUSALEM, JUMAT - Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengancam akan menggulingkan Pemerintah Israel apabila Perdana Menteri Ehud Olmert tidak meletakkan jabatannya. Pemimpin Partai Buruh tersebut berencana memimpin sebuah mosi untuk menekan partai berkuasa Kadima agar menggantikan Perdana Menteri Ehud Olmert yang terlilit kasus korupsi.

Ehud Barak yang partai pimpinannya merupakan mitra koalisi utama Kadima telah mengancam akan menggulingkan pemerintah apabila Olmert tidak menanggalkan jabatannya. Ancaman terbaru Ehud Barak untuk mengambil tindakan di parlemen pada 25 Juni mendatang merupakan ancaman pertama kali yang ditujukan ke Kadima dengan menyertakan tenggat waktu.
    
"Kita lebih memilih stabilitas pemerintah ketimbang pemilihan umum," kata Barak kepada partainya, Kamis (12/6). "Namun, perkembangan yang kita amati menunjukkan bahwa kita akan memimpin sebuah proposal untuk membubarkan parlemen pada 25 Juni," ujarnya.
    
Polisi Israel sedang menginvestigasi donasi senilai ribuan dollar yang diberikan kepada Olmert selama beberapa tahun sebelum menjabat sebagai perdana menteri pada tahun 2006. Olmert membantah telah melakukan kesalahan dan berjanji akan mengundurkan diri apabila terbukti bersalah.
 
Namun, seruan mundur terhadap Olmert semakin gencar bermunculan belakangan ini. Hal itu berlangsung setelah seorang pengusaha AS keturunan Yahudi bersaksi bulan lalu telah mengirim uang tunai dalam beberapa amplop senilai 150.000 dollar AS kepada Olmert.

Sejumlah partai oposisi telah menyampaikan rencananya untuk mengajukan mosi pembubaran parlemen. Dengan adanya dukungan Partai Buruh, mosi tersebut memiliki kans lebih besar untuk diloloskan. Partai Buruh adalah mitra koalisi utama Kadima dan pemerintah Olmert akan kehilangan pengaruh mayoritasnya di parlemen tanpa dukungan dari partai pimpinan  Ehud Barak tersebut.

Sumber :
AP