ROMA, JUMAT - Pemimpin konservatif Italia Silvio Berluscoi dan 21 anggota pemerintahnya dilantik dalam satu upacara di Roma di hadapan Presiden Giorgio Napolitano.
"Saya bersumpah untuk setia pada republik, untuk menghormati konstitusi dan untuk melakukan tugas saya semata-mata untuk kepentingan negara," kata raja media yang beralih menjadi politisi, Kamis (8/5) atau Jumat (9/5) waktu Indonesia. Sumpah itu kemudian diikuti para menterinya.
Berlusconi (71) yang memulai periode ketiga kekuasaannya, meninggalkan kesan bahwa ia terburu-buru dalam tiap penyelesaian masalah besar yang mengguncang Italia. Masalah-masalah itu di antaranya, kinerja buruk Alitalia, maskapai penerbangan penting di Italia, ekonomi yang kembang kempis dan kesenjangan kemakmuran antara wilayah utara dan selatan.
Berlusconi merampungkan penyusunan kabinetnya Rabu (7/5), persis tiga pekan setelah mendapat kemenangan besar dalam pemilihan. Para pengamat melihat bahwa Berlusconi berupaya merespons para pemilih yang sudah tidak sabar.
"Itu pertanda, baru pertanda, tapi itulah yang pendapat umum sejak pemilihan 13-14 April. Sekarang bagian sulit itu akan mulai," tulis Stefano Folli dalam tajuk di harian ekonmi Il Sole-24 Ore.
Tim baru itu menyusut dari 26 menteri di bawah pemimpin sebelumnya yang beraliran kiri-tengah Romano Prodi, dan mencakup beberapa wajah yang telah akrab sementara menggeser yang terasa sangat ke kanan.
Pemerintah baru itu akan termasuk Franco Frattini, yang meninggalkan jabatannya sebagai komisaris kehakiman Uni Eropa untuk menjadi menteri luar negeri, dan selutu lama Berlusconi, Guilio Tremonti yang akan kembali ke kementerian ekonomi.

Severity: Notice
Message: Undefined variable: output
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 748

