Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:39 WIB
Diduga Dibunuh, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas
Reny Sri Ayu Taslim | Kamis, 17 April 2008 | 21:59 WIB
|
Share:

PALU, KAMIS - Warga BTN Lasuani, Palu, Kamis (17/4) pagi dikejutkan dengan penemuan dua mayat di sebuah rumah merangkap kios jualan di jalan Bulu Masomba Blok F3 Nomor 8. Korban, masing-masing Sudarmawasih (27) dan anaknya Erlang Perkasa (3) yang merupakan ibu dan anak, ditemukan dalam keadaan terkapar dengan luka di kepala dan pelipis. Kedua korban diduga dibunuh dengan pukulan di kepala.

Penemuan kedua mayat ini pertama kali diketahui saat Wati, saudara Sudarmawasih datang ke rumah korban Kamis pagi. Wati curiga  karena di luar kebiasaan, lampu rumah belum padam dan warung juga belum terbuka. Kecurigaan Wati kian bertambah saat seorang tetangga korban mengatakan bahwa sudah dua hari rumah tertutup.

Terlebih, saat mengetuk pintu berulang-ulang, tidak ada jawaban. Wati kemudian memanggil Aklim, seorang buruh bangunan di dekat rumah korban dan membongkar jendela rumah. Saat itulah kedua korban ditemukan dalam keadaan terkapar di lantai dekat ranjang, dengan luka berdarah. Sudarmawsih luka berdarah di kepala bagian belakang dan anaknya luka di bagian pelipis sebelah kiri.

Kapolres Palu AKBP Sunarto mengatakan kedua korban diduga dibunuh. Kejadiannya diduga sekitar Rabu malam atau Kamis dinihari. Hal ini karena mayat tersebut belum mengeluarkan bau. “Korban diduga tewas dengan pukulan di kepala, dugaannya dibunuh. Tidak ada indikasi pencurian karena tidak ada barang yang hilang. Kami sedang menyelidiki kasus ini dan mengejar pelaku. Sejauh ini polisi sudah memeriksa tiga orang saksi masing-masing saudara dan ipar korban serta Aklim, buruh bangunan,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, kepada polisi Wati mengatakan dua hari sebelum kejadian, dia masih sempat menelepon Sudarmawasih. Belum jelas apa isi pembicaraan itu. Suami korban Firmanto Tomas (32) saat ini sedang berada di Kabupaten Morowali.