MEXICO CITY, MINGGU - Sebanyak 36 mayat dikubur di halaman belakang sebuah rumah yang digunakan sebagai markas oleh sebuah sindikat narkotika Meksiko. Mayat itu dikubur dalam 16 lubang.
Sisa tubuh manusia sebanyak itu, menurut keterangan resmi Kejaksaan Agung, Sabtu, ditemukan setelah dilakukan penggalian di lokasi di sebuah rumah di kota kecil Ciudad Juarez yang berbatasan dengan kota El Paso, Texas, AS. Rumah tersebut digunakan sebagai tempat persembunyian sebuah jaringan narkoba yang dijuluki Kartel Juarez.
Rumah tersebut pernah digerebek oleh aparat kepolisian dua pekan lalu. Dalam penggerebekan itu ditemukan 1.700 kg marijuana (sejenis ganja). Namun, penggeledahan lebih lanjut dilakukan beberapa hari lalu setelah didapat informasi dari sumber anonim bahwa ada kuburan massal di halaman belakang rumah tersebut.
Dari hasil penyelidikan atas sisa-sisa tubuh itu, diperkirakan bahwa rentang waktu mayat yang dikubur di situ paling lama lima tahun lalu. Penyidik masih belum bisa memastikan identitas mayat serta siapa yang menguburkan di situ.
Yang pasti bahwa kota Ciudad Juarez sejak dua tahun terakhir ini menjadi ajang baku bunuh di antara sejumlah sindikat narkoba yang dijuluki kartel yang saling bermusuhan. Sudah ratusan kasus pembunuhan terjadi.
Aparat keamanan Meksiko sejak beberapa waktu lalu kemudian melakukan operasi besar-besaran terhadap para kartel tersebut. Sejumlah dedengkot kartel dibekuk. Sejumlah tempat persembunyian mereka berhasil ditemukan, termasuk rumah tempat ditemukan bangkai manusia sebanyak itu. (AP)

