Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:33 WIB
Braakk, Si Gendut Pun Gagal Kencan
Adi Sasono | Rabu, 12 Maret 2008 | 09:12 WIB
|
Share:

www.fatblokethin.co.uk
Manuel Uribe dikelilingi teman-temannya.

MEXICO CITY, RABU - Judul itu tidak bermaksud melecehkan orang berbadan maksi. Tapi memang Manuel Uribe punya badan kelewat gemuk, jadi pasti tidak ada julukan lainnya.

Ya, Uribe punya bobot 800 pon atau 363 kilo. Nah, Minggu (9/3) lalu ia ingin merayakan suksesnya mengusir 440 pon (199,5 kilo) lemaknya dengan sang pacar. Sayangnya, bobot segitu tidak memungkinkan baginya untuk keluar rumah di atas kaki sendiri.

Maka, pria 42 tahun ini menyiapkan langkah-langkah mekanis. Dia butuh dua alat raksasa, yaitu forklift untuk mengeluarkan badannya (berikut ranjangnya) dari rumah dan sebuah truk yang cukup besar untuk mengangkut ranjang itu ke rumah sang pacar.

Namun ternyata jalanan yang sudah terbuka pun tak cukup untuk mewujudkan impian Uribe. Sampai di pertengahan jalan menuju tempat piknik tak jauh dari rumahnya di kawasan Monterey, atap ranjang untuk melindunginya dari sinar matahari membentur viaduk. Akibat senggolan itu, tekanan darah Uribe merosot drastis dan dokter memintanya membatalkan kencan itu.  Disaksikan puluhan wartawan dan fotografer, akhirnya pesta itu dibatalkan.

"Kami mau merayakan semakin 'kurusnya' saya selama dua tahun dan itu hari ulang tahun pacar saya. Yang paling menyedihkan, saya gagal mewujudkan impian membawa pacar saya keluar makan," kata Uribe lewat telepon.

Uribe bisa mengusir 200 kilo lemaknya itu lewat diet protein tinggi yang dimulainya dua tahun lalu hingga ia bisa mencapai berat yang sekarang.  Tahun lalu, Uribe bisa keluar rumah untuk pertama kali dalam lima tahun. Orang-orang mendorong ranjang besinya di atas roda sampai di jalan sehingga ia bisa menikmati sajian musik mariachi. Dan, orang-orang bisa menyaksikan pria yang pernah berbobot 1.235 pon (560 kilo). Saat itu, Uribe didorong melewati jalanan di sekitar rumahnya dan melambaikan tangan pada para tetangganya.

Saat remaja bobot Uribe sudah 250 kilo dan terus mengembang dari tahun ke tahun. Sejak 2002, Uribe tidak bisa berbuat apa-apa lagi kecuali tidur di ranjang. Ia sangat tergantung pada sang ibu dan teman-temannya untuk menyuapi makanan dan memandikannya. Ia pernah menjadi perhatian dunia ketika minta pertolongan lewat televisi nasional pada Januari 2006.

Namun peristiwa Minggu itu tidak menyurutkan niatnya untuk keluar lagi bersama sang pacar. Ia merencakan acara lain pada 11 Juni 2008, yaitu ketika usianya menginjak 43 tahun. "Ya, tentunya kami harus merencanakanya dengan lebih baik," harap Uribe. (AP)