DENPASAR, SABTU--Ledakan keras yang terjadi di Jalan Kebo Iwa Selatan-Gatot Subroto Barat, Kota Denpasar, Bali, diduga keras berasal dari bom molotov. Menurut sumber di Mabes Polri, aksi kekerasan tersebut diduga terkait dengan kasus peledakan yang pernah terjadi di kawasan Jalan Gatot Subroto I Gang XVII, Denpasar, Bali, Selasa (5/1) lalu sekitar pukul 00.15 WITA.
"Benar semalam telah terjadi perkelahian antar kelompok. Ada dua orang terluka akibat tertembak. Peristiwanya terjadi sejak pukul 23.00 hingga 01.00. Pelaku menggunakan bom molotov. Dan aksi brutal kali ini diduga terkait dengan peristiwa sebelumnya," kata sumber Kompas.com di Mabes Polri.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah bom rakitan meledak Selasa (5/1) pekan lalu. Bom diduga sengaja diarahkan ke rumah Ida Bagus Dirga (57), seorang pengusaha travel. Akibat peristiwa itu, dua mobil Mitsubishi L 300 bernopol DK 1116 BS pecah kaca bagian belakang, ban belakang kempes, dan Mitsubhisi L300 bernopol 7706 DZ mengalami dua ban depan pecah.
Sementara dalam peristiwa Sabtu (16/2) dinihari, ledakan diduga dari sejenis bom rakitan terjadi di depan sebuah bengkel, hanya sekitar 200 meter dari simpang empat Gatsu-Kebo Iwa arah Markas Poltabes Denpasar. Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko dinihari itu juga meluncur ke TKP bersama Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Yovianes Mahar.
Aksi pelemparan bom molotov kali ini juga diwarnai dengan aksi saling tembak. Akibatnya, dua orang terluka. Mereka adalah I Dewa Ketut dan Komang Suparna. Keduanya, dikenal sebagai petugas security. Kini mereka dirawat di RS Bhakti Rahayu. Polisi juga menemukan, puluhan kelongsong peluru. Saksi lain menyebutkan, I Dewa ditembak bermotor dan dilempari granat saat berada di dalam mobil. (BEC)


